Jakarta – Program jaringan gas untuk rumah tangga kembali bergerak maju. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menuntaskan proses tender pembangunan jargas untuk tiga wilayah Kabupaten Wajo, Batang, dan Kendal yang tahun ini menjadi salah satu paket strategis dalam upaya memperluas pemanfaatan energi bersih di Indonesia.

Setelah melalui proses evaluasi administrasi, teknis, hingga harga, akhirnya KSO PT Noorel Idea dan PT Kian Santang Muliatama Tbk ditetapkan sebagai pemenang. Penetapan ini kemudian difinalisasi dengan penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) pada 17 November 2025, menandai babak baru dimulainya proyek yang ditunggu masyarakat di tiga kabupaten tersebut.
22.213 Sambungan Rumah untuk Tiga Kabupaten
Paket pekerjaan ini mencakup pembangunan total 22.213 Sambungan Rumah (SR) yang tersebar di tiga titik lokasi:
Kabupaten Wajo
Kabupaten Batang
Kabupaten Kendal
Ketiga wilayah tersebut selama ini masuk daftar prioritas karena tingkat kebutuhan energi alternatif yang terus meningkat, sementara akses energi fosil konvensional masih belum sepenuhnya stabil untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Dengan jargas, rumah tangga bisa mendapatkan pasokan gas bumi yang lebih aman, praktis, dan berbiaya lebih efisien. Selain itu, program jargas juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk mengurangi konsumsi LPG bersubsidi.
SPK Terbit: Proyek Resmi Bergerak
Surat perintah kerja sudah di tandatangani oleh KSO pada 17 November 2025 menjadi penanda bahwa proyek kini masuk tahap persiapan eksekusi. Dalam tahap awal, KSO akan memulai serangkaian kegiatan seperti:
mobilisasi peralatan dan tenaga kerja,
survei lanjutan di lapangan,
pematangan desain teknis,
serta koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat penerima manfaat.
Rangkaian proses ini biasanya menjadi fase penting karena menentukan kelancaran pembangunan fisik di lapangan.
Harapan Masyarakat dan Dampak untuk Daerah
Dengan hadirnya lebih dari dua puluh ribu sambungan rumah, masyarakat diharapkan dapat merasakan kemudahan akses energi yang lebih terjangkau dan stabil. Di beberapa daerah lain, penerapan jargas terbukti meningkatkan efisiensi pengeluaran rumah tangga serta mengurangi risiko distribusi energi yang kerap terjadi pada tabung LPG.
Di sisi lain, dari sudut pandang daerah, keberadaan jaringan gas rumah tangga juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal—mulai dari sektor usaha kecil yang memanfaatkan gas hingga kemudahan layanan publik yang semakin merata.
Langkah Nyata Mendorong Energi Bersih
Program jargas sendiri merupakan bagian dari roadmap besar pemerintah dalam mendorong transisi energi, memperbesar kontribusi gas bumi dalam bauran energi nasional, dan memberikan alternatif energi yang lebih ramah lingkungan bagi masyarakat.
Dengan dimenangkannya tender oleh KSO PT Noorel Idea – PT Kian Santang Muliatama Tbk, serta sudah terbitnya SPK, upaya tersebut kini melangkah lagi satu tahap menuju realisasi di lapangan.


